GSM / CDMA MOBILE SOFTWARE AND HARDWARE SOLUTION
 
HomeHome  UsergroupsUsergroups  RegisterRegister  FAQFAQ  Log inLog in  

Share | 
 

 Cara Membuat ESR Meter

View previous topic View next topic Go down 
AuthorMessage
BONUO CELL™
® Site Admin F.F.C ®

avatar

Gender : Male
Birthday : 1979-07-01
Lokasi : flasher.home-forum.com
Job/hobbies : browsing

PostSubject: Cara Membuat ESR Meter   Thu Sep 20, 2012 6:29 am



Skema ESR Meter ini adalah yang paling murah dan mudah untuk di buat dengan hasil yang cukup memuaskan.

ESR Meter ini sebenarnya prinsip kerjanya tidah jauh berbeda dengan
ohm-meter. Bedanya kalau ohm-meter menggunakan arus DC, maka ESR-meter
menggunakan arus AC dengan frekuensi 150Khz.



Skema ESR silahkan klik gambar dibawah ini untuk memperbesar.









Bagian-bagian penyusun ESR meter yang akan kita buat :



  1. Osilator pembangkit frekuensi sekitar 150Khz menggunakan sebuah sirkit Schmit triger
  2. Bufer atau penguat arus yang terdiri dar beberapa sirkuit Schmit triger yang diparalel.
  3. Transistor penguat frekwensi 150Khz
  4. Sirkuit diode bridge sebagai penyearah frekuensi 150Khz
  5. Analog meter




Yang perlu anda perhatikan dalam proses pembuatan ESR Meter :



  • Elco yang akan dicek dihubungkan dengan TP1/TP2
  • VU-meter dihubungkan dengan TP3/TP4
  • Sirkit hanya membutuhkan IC 74HC14N yang berisi 6 buah Schmit triger
    dan mudah diperoleh dipasaran. Berdasarkan pengalaman transistor dapat
    menggunakan 2SCC945 atau sejenisnya. Dan untuk meter dapat menggunakan
    VU meter.
  • Sirkit ESR-meter ini dapat bekerja pada tegangan DC 2 hingga 6V.
    Tetapi jika tegangan terlalu rendah akan menyebabkan meter sulit
    menyimpang hingga penuh (seperti ohm-meter). Lebih baik gunakan suply 5V
    yang diperoleh dari sebuah regulator 7805 yang dapat diperoleh dari
    batery 9v atau dari AC adaptor.
  • Untuk VR kalibrasi sebaiknya dipasang pada front panel seperti ohm-meter sehingga sewaktu-waktu dapat dikalibrasi ke nol.
  • Dari sirkit diatas dapat ditambah sendiri switch on-off dan led
    indikator dengan tujuan kalau menggunakan batery tidak cepat habis.
  • Elco yang dicek dapat dipasang bolak-balik. Diode D5 dan D6
    digunakan sebagai sirkit discharge untuk pengaman jika elco yang dicek
    masih ada muatan.
  • Kalau mau murah dan cepat gunakan pcb yang ada banyak
    lubang-lubangnya itu. Tetapi kalau mau rapi dapat membuat print sendiri –
    artinya harus tambah biaya dan waktu.
  • Untuk box – dapat digunakan box hitam yang banyak dijual ditoko. Ukuran sesuaikan dengan VU-meter dan besarnya pcb.




Testing dan Kalibrasi ESR Meter.


Jika TP1/TP2 dishort maka meter harus dapat dikalibrasi agar menyimpang penuh dengan cara adjust VR
Jika hasilnya meter tidak dapat menyimpang penuh maka kecilkan nilai R12 (R-emitor)
Untuk cek elko dengan nilai diatas 10uF biasanya jarum akan menyimpang penuh (seperti Ohm-meter)
Untuk cek elko dengan nilai kecil kurang dari 10uF biasanya jarum tidak
dapat mencapai nol (nol kurang sedikit). Karena itu carilah
contoh-contoh elko yang masih bagus sebagai referensi besarnya
penyimpangan jarum meter.

Bagaimana untuk menentukan nilai skalanya , untuk mengukur nilai ESR tiap-tiap elco ?
Cari elco-elco dengan kualitas bagus. Bisa diperoleh dari elco bekas
dari eks pcb mesin merk Jepang, misalnya dengan nilai 1uF, 5uF, 10uF,
47uF. Ukur masing-masing dengan ESR-meter. Hasil pengukuran dapat
dipakai sebagai skala untuk referensi elco yang bagus. Kalau elco yang
dicek penyimpangannya kurang dari skala referensi berarti ESR elko
bersangkutan telah berubah menjadi besar.

Untuk ESR Meter yang kita buat ini, sebagai referensi nol bukan
penyimpangan penuh. Tetapi angka nol hitam pada VU-meter. Dengan cara
ini elco yang bagus dgn nilai 10uF keatas biasanya hampir mendekati
angka nol (hitam). Untuk elco nilai kecil yang bagus penyimpangan
biasanya antara angka nol dan angka satu.



Bagaimana jika jarum meter tidak dapat menyimpang hingga full (seperti nol pada ohm-meter) ?

Coba kecilkan nilai resistor pada transistor menjadi 82 ohm.

Coba shortkan dulu TP1 dgn TP2. Kemudian sentuh-sentuh dgn probe
avo-meter pada input-bufer. Apakah meter dapat bergerak-gerak? Jika
meter dapat gerak kemungkinan osilator belum kerja. Kalau meter tidak
gerak sama sekali berarti sirkit antara bufer hingga meter ada yang
problem.

Sabar dan cek lebih teliti, mungkin ada salah sambung atau nilai part yang salah pasang.


Seri IC nya sulit didapatkan ! Apa Penggantinya ?
Berdasarkan informasi yang kami dapatkan dari http://www.datasheet4u/
persamaan (cross-reference) 74HC14N adalah SN74HC14N dan MM74HC14N


IC seri HD74LS14P juga dapat digunakan dan sudah sering berhasil menggunakan IC seri tersebut.

Selamat mencoba !

sumber : marsonotv.blogspot.com

========================================================================================
DON'T SPAMM HERE





Back to top Go down
aliponsel
™New User F.F.C™

avatar

Gender : Male
Birthday : 1970-10-28
Lokasi : banjarmasin
Job/hobbies : elektronik

PostSubject: Re: Cara Membuat ESR Meter   Sat Sep 22, 2012 2:44 pm

thank gan mantap
Back to top Go down
 

Cara Membuat ESR Meter

View previous topic View next topic Back to top 
Page 1 of 1

Permissions in this forum:You cannot reply to topics in this forum
GSM-Forum :: == ELECTRONICA MANUFACTURERS & REPAIR SOLUTION == :: ELEKTRONIKA UMUM-